Azmy Nahdhiyati, Nonton Kartun Dulu Sebelum Buat Kue Nastar Karakter

Ada banyak penjual kue kering di Kota Kediri. Namun belum banyak yang menjualnya dalam bentuk karakter kartun. Peluang inilah yang dimanfaatkan oleh Azmy Nahdhiyati. Meski masih berskala rumahan, usaha yang dirintis gadis 29 tahun ini terus berjalan dan bertahan saat pandemi melanda.

“Omset turun sampai 50 persen, tapi Alhamdulillah masih ada pesanan masuk,” terang Azmy.

Tidak mudah untuk membuat kue kering berkarakter. Apalagi untuk karakter kartun-kartun terkenal seperti Angry Bird, Frozen, Doraemon, hingga Winni The Pooh. Pasalnya diperlukan ketelatenan tingkat tinggi agar karakter yang dibuat bisa persis seperti aslinya. Apalagi medianya berupa adonan kue berdiameter 2 cm.

“Suka buat kue karakter karena memang suka kartun,” tambahnya saat ditemui di rumahnya di Kelurahan Bandarlor, gang IV, Kota Kediri.

Ketika menonton film kartun, Azmy tidak hanya menikmati jalan ceritanya saja. Dia juga memperhatikan bentuk detail dari para tokoh-tokohnya. Memang beberapa karakter tidak dibuat sangat persis. Seperti tokoh Patrick dalam serial kartun Spongesbob. Meski aslinya berbentuk bintang laut, Azmy membuatnya memanjang saja tanpa lima lengan.

Meski bentuknya tidak persis, pemilihan warna, bentuk mata dan lonjongnya kepala dibuat sama. Bahkan warna dan corak celananya dibuat semirip mungkin. “Makanya orang tetap ngeh kalau itu karakter Patrick,” tambahnya.

Kue nastar karakter Patrick dibuat semirip mungkin dengan karakter aslinya di serial kartun Spongesbob.

Karena menjual kue karakter, Azmy sempat mendapat pesanan kue dengan karakter artis K-pop. Sayangnya gadis ini tidak begitu mengikuti dunia hiburan Korea Selatan. Dan lagi karakter yang diminta berupa gambar manusia asli. Daripada mengecewakan konsumen, Azmy memilih menolaknya.

“Pesanan tidak sampai dibatalkan sih. Pemesan akhirnya ganti pesan karakter Spongesbob,” ungkapnya.

Proses pembuatan kue kering karakter yang cukup rumit membuat Azmy harus berstrategi dalam membuatnya. Dalam sekali produksi, dia membuat satu karakter yang sama. Pasalnya setiap karakter memiliki warna yang bermacam-macam sehingga akan lebih mudah pembagian adonannya jika karakternya sama.

Selain membuat sesuai pesanan, Azmy juga sesekali membuat stok. Ada banyak jenis karakter yang dijadikan stok. Jadi ketika ada konsumen yang memesan kue dengan karakter mix, Azmy tinggal mencampur stok karakter-karakter yang sudah ada menjadi satu toples. “Banyak sekali yang pesan terutama saat hari raya karena anak-anak pasti suka,” jelasnya.

Usaha kue kering ini sudah dijalankan oleh Azmy sejak tahun 2017 lalu. Saat ramai-ramainya, dia sampai mendapat pesanan 20 toples per hari. Makanya sesekali Azmy merekrut tiga pekerja lepas untuk membantu proses produksi. Selain berjualan offline melalui reseller, Azmy juga menjualnya melalui media sosial.

Jenis kue kering yang dibuat Azmy adalah kue nastar. Untuk nastar biasa harganya Rp 53 ribu per toples dengan berat 460 gram. Sedangkan untuk nastar karakter buah dijual Rp 53 ribu per toples. Karena lebih susah, nastar karakter kartun dijual jauh lebih mahal yakni Rp 63 ribu per toples dengan berat yang sama.

“Yang utama jualan nastar karakter. Tapi kalau pesan kue kering lainnya bisa,” pungkasnya.

Lokasi : Jalan Penanggungan gang IV/6, Kelurahan Bandarlor, Kota Kediri

Instagram : pawon_yami

Facebook : Pawon Yami

WhatsApp : 0812 3071 7625

Give a Comment