Brownies “Njibrat” Lumer, Lelehkan Hati dan Lidah

Bisnis brownies lumer bakar arang dengan merek Njibrat di Kota Kediri merupakan semangat Agung Dewata (27 tahun), pendiri usaha ini untuk menciptakan lapangan kerja. Dibangun Februari tahun 2019, ia pernah berhasil mempekerjakan 12 orang.

“Brownies “Njibrat” dibakar menggunakan arang dan ada lelehan cokelat di dalamnya. Cokelatnya cokelat premium dari Belanda,” kata Agung. Pembakaran menggunakan arang ini memberikan aroma khas pada brownies sehingga lebih lezat dan teksturnya lumer.

Proses produksi dengan arang untuk hasilkan aroma khas
Foto: Mall UMKM/Adhi Kusumo

Lumer dan aroma khas ini menjadikan “Njibrat” berbeda dengan brownies yang sudah ada. Berdasarkan riset dan mencicipi brownies di berbagai produsen, akhirnya Agung menemukan hal yang bisa diterapkan untuk usahanya meski sudah banyak brownies-brownies lain.

Nama njibrat diambil dari bahasa Jawa, artinya kemana-mana. Menurut agung, harapannya brownies Njibrat juga bisa punya cabang dimana-mana. Merek “Njibrat” dipertegas dengan sensasi dari brownies njibrat cokelat yg njibrat/lumer di dalamnya.

Usahanya cukup berkembang pesat. Dalam sehari, omzetnya bisa mencapai Rp 4.500.000,-. Kapasitas produksi 500 buah bronies/hari dengan harga jual Rp 9.000,- per buah. Agung mengatakan, mematok harga tak terlalu mahal. Motto usahnya, jajanan Sultan harga recehan. Usahanyanya ini pernah dianugerahi sebagai Champions UMKM ShopFest’19 dan KK Awards’19.

Usaha kreatif millenial untuk mandiri secara finansial
Foto: Mall UMKM/Adhi Kusumo

“Karena ingin kebebasan finansial, makanya memulai usaha sendiri. Selain itu ingin menunjukkan bahwa milenial juga bisa menciptakan lapangan kerja,” kata Agung

Kota Kediri merupakan kota dengan anak muda yang kreatif. Agung tetap optimis, bahwa bisnisnya akan pulih ketika anak-anak muda kembali beraktivitas. Pemasarannya yang semula masih di seputaran Kediri, Tulungagung, dan Nganjuk, harapannya bisa merambah ke provinsi lain dan level nasional.

Pemkot Kediri pernah mengundang Agung  pada Meet Up Milenial Kreatif dengan Wali Kota pada medio Februari sebelum Corona menyerang. Upaya Pemkot melalui Perindagin Kota Kediri untuk memberi perhatian besar pada milenial kreatif. Pada kesempatan itu, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar berkesempatan mencoba bronies ini dan komentarnya: sangat enak.

Brownies “Njibrat”
@njibrat_bronies bakar
Jl. Urip Sumoharjo (depan Hotel Insumo Palace), Kota Kediri

Give a Comment