Dolphin Bakery, Sasar Pecinta Roti Kelas Medium

Ada banyak bisnis waralaba roti yang buka cabang di Kota Kediri. Meski demikian Riza Muhammadi tetap optimis usaha bakery-nya terus berkembang. Pasalnya dia memiliki sasaran yang berbeda yakni kelas medium. Menurutnya pasar tersebut masih belum banyak pesaingnya. “Di sini memang banyak penjual roti, tapi produk mereka masuk kelas premium dan ekonomis. Untuk kelas medium masih minim pesaing,” ujar Riza.

Pengusaha roti merek Dolphin Bakery ini menjual berbagai jenis roti. Mulai dari donat, roti isi pisang, kacang, hingga sus basah. Riza juga menerima pesanan aneka kue kering seperti brownis. cake, kue kering, bahkan bisa membuat pizza juga. Semua jenis roti pastri dilahapnya dan hasilnya tidak mengecewakan.

“Dulu awalnya saya membuat donat saja tapi karena banyak pesanan berbagai jenis roti, saya jadi belajar semuanya,” tambahnya.

Sebelum membuka usaha Dolphin Bakery, Riza pernah membuka usaha di bidang yang sama pada tahun 1991. Namun saat itu dia kolaps akibat persaingan yang tidak sehat. Riza pun mencoba menggeluti berbagai jenis pekerjaan lain mulai dari otomotif, elektro, hingga konstruksi.

Dia akhirnya memutuskan untuk pulang kampung pada tahun 2005. Saat itu Riza masih bimbang hendak membuka usaha apa. Saat nongkrong di perempatan sekitar rumah, Dia akhirnya menemukan inspirasi resep donat dari tabloid yang dijual di pinggir jalan. Pria asli Situbondo ini pun berkeliling Kota dan Kabupaten Kediri untuk melihat potensi pasarnya.

“Saat itu hanya ada satu penjual donat yang terkenal. Padahal Kediri luas dan warganya senang ngemil. Akhirnya saya coba buat,” tambah pria 49 tahun ini.

Tidak cukup satu resep saja, Riza mengombinasikan tiga resep dari tiga tabloid sekaligus. Hasilnya cukup memuaskan. Para tetangga yang mencoba donat buatannya pun banyak yang senang dan membelinya. Riza pun mantap menjadikan donat sebagai produk jualannya. Saat itu dia berjualan dengan menjajakan secara manual di sekitar rumah.

“Dulu modal awal cuma Rp 300 ribu. Alhamdulillah bisa bertahan sampai sekarang,” tandasnya.

Aneka jenis roti yang diproduksi Dolphin Bakery.

Kini usaha Dolphin Bakery terus berkembang. Ada dua pekerja tetap di sana. Sebelum covid-19. dia rutin mengolah satu sak tepung terigu untuk memenuhi pesanan dan untuk dijual di toko. Meski sempat terdampak wabah, Riza bisa bertahan. Meski sepi pesanan, dia tetap produksi roti untuk dijual sendiri. Jumlahnya tidak banyak agar roti yang dijual nya tetap fresh.

“Sekarang sudah mulai normal lagi walaupun belum sebanyak dulu,” beber bapak tiga anak ini.

Karena konsumen lokal cukup banyak, saat ini Riza fokus di Kediri saja. Sesekali dia kirim roti ke daerah tetangga seperti Pujon, Malang hingga Pasuruan. Namun karena produk roti rentan rusak saat pengiriman, Riza tidak berambisi menjaring banyak pesanan dari luar kota. “Promosi masih getok tular karena menurut saya lebih efektif,” tandasnya.

Donat dan kue basah yang dijual bijian harganya di kisaran Rp 3 ribu – Rp 15 ribu, tergantung toping dan jenisnya. Sedangkan untuk kue lain yang cukup favorit seperti cake pisang dijual Rp 35 ribu. Brownis gulungnya dijual Rp 75 ribu. Dua menu ini biasanya dipesan secara khusus.

Lokasi : Jalan KH Wahid Hasyim gang 2, RT 01/RW 01, Bandarkidul, Mojoroto.

WhatsApp : 0852 3359 8895

Instagram : dolphin_bakery

Give a Comment