Mamamomo, Tambahan Pendapatan dari Boneka Rajut Amigurumi

Akhir-akhir ini, merajut menjadi kegemaran para perempuan untuk mengisi waktu. Tak hanya waktu senggang di rumah, sambil menunggu atau di angkutan umum, kadang bisa diisi dengan merajut. Retna Widyawati (46 tahun), pemilik kerajinan rajut Mamamomo, Kota Kediri, mendapat tambahan pendapatan dari hobi ini.

“Saya mulai usaha rajut ini mulai 5 tahun lalu,” kata Retna. Hobi merajut sudah dilakoni dari kecil. Tak hanya merajut, juga banyak ketrampilan lain. Ibunya juga suka merajut sehingga Sinta dari kecil belajar ketrampilan ini. Hanya sempat tidak menekuni ketika mulai sibuk dengan banyak pekerjaan.

Ketika ia berkeluarga, usai pekerjaan rumah mengurus keluarga, banyak waktu luang. Ia mulai mencari kesibukan, tak hanya hobi tapi bisa memberi penghasilan tambahan.

Proses merajut tas. Foto : Mall UMKM / Adhi Kusumo

“Saya lihat kakak saya membuat macrame, saya belajar darinya,” katanya. Macrame merupakan teknik merajut tanpa alat. Retna pernah merajut sehingga lebih cepat belajar.

Pekerjaan pertama yang ia bikin berupa tas dengan teknik macrame. Meski baru pertama mencoba, tas itu rupanya diminati teman-temannya. Dari sanalah, Retna kemudian menekuni merajut dengan alat.

Melihat karyanya, Retna pun diikutkan di beberapa bazaar. Mulai dari bazaar tingkat kelurahan, kecamatan, dan bazaar-bazaar lain yang mempromosikan karyanya. Pesanan pun semakin banyak.

“Akhirnya saya bikin list. Kalau pembeli yang suka, biasany mereka rela antre,” terangnya. Untuk tas rajut ukuran besar, ia bisa menyelesaikan dalam waktu 5 hari dengan harga Rp 350.000,-.

Hasil kerajinan tangan “Mamamomo”. Foto : Mall UMKM / Adhi Kusumo

Selain produk yang umum, Mamamomo juga mengikuti tren. Ada masa ketika rajutan berbentuk konektor masker sangat laris. Mamomo pun mendapat pesanan lumayan banyak. Menurutnya, pembeli dari Surabaya memesan hingga 10 lusin. Rata-rata, pembeli langganannya memesan minimal 10 lusin. Mengerjakan produk kecil ini lebih cepat, per hari bisa memproduksi 24 buah.

Setelah konektor masker, Mamamomo mendapat pesanan berupa boneka rajut atau amigurumi. Boneka rajut ini beragam, ada yang berbentuk binatang dan juga tanaman hias.

“Akhir-akhir ini, orang kan banyak yang hobi tanaman, jadi rajutan amigurumi bentuk tanaman pun jadi laku,” tambah Retna.

Mamamomo
IG @mamamomo.craft
HP. +62 852-3092-5320

Give a Comment