Pelet Ikan Joker, Berjaya Saat Pandemi Covid-19

Pada saat pandemi, masyarakat diimbau untuk tinggal di rumah. Keluar rumah hanya untuk hal-hal yang perlu. Bahkan pemerintah meliburkan sekolah dan kantor, sebisa mungking aktivitas dikerjakan di rumah.

Rupanya, fenomena itu memberikan banyak waktu luang di rumah. Maka beberapa orang kembali menekuni hobi, mulai dari memasak, berkebun, hingga memelihara ikan. Alat-alat yang menunjuang hobi tersebut mulai dicari.

Hal ini dimanfaatan oleh Fery Suryo Utomo (32 tahun) untuk meningkatkan barang dagangannya, pelet ikan dengan merek Joker.

Varian produk pelet Joker. Foto : Mall UMKM / Adhi Kusumo.

“Usaha saya sudah mulai tahun 2017, karena hobi mancing,” kata Fery. Hobi mancingnya cukup serius, ia sering menjadi finalis di pemancingan “Galatama” ikan patin Tirta Mas, Kediri. Hadiah yang ia kumpulkan selama tahun 2018 mencapai 20 jutaan. Ia juga pernah meraih juara pertama Mancing Tombro Brantas Mania Indonesia di Solo, Jawa Tengah tahun 2019.

Kegemarannya memancing menjadikan ia paham, jenis pelet yang disukai ikan. Rupanya, setiap kolam memiliki karakter pelet berbeda sesuai dengan target dan karakter ikan. Misalnya ikan patin, tombro, atau ikan lainnya. Dari perbedaan karakter pelet untuk ikan tertentu ini kemudian dibikin varian produk.

“Saya bikin varian amis premium untuk ikan tombro dan nila, sedangkan varian amis wangi untuk tombro patin,” kata Fery.

Fery sedang meracik pelet sebelum digunakan memancing. Foto : Mall UMKM / Adhi Kusumo

Saking seringnya menang lomba memancing, ia jadi hapal umpan yang disukai ikan. Fery membuat varian umpan putih untuk lomba karena ikan besar lebih suka umpan yang beda rasa bukan yang amis, karena ikan-ikan besar sudah tak butuh protein lagi.

“Saya bikin pelet putih untuk mancing ikan mas, bahannya susu sama tepung,” tambahnya.

Selain aroma dan karakter pelet sesuai dengan kesukaan ikan, kelebihan dari pelet Joker adalah pelet sangrai yang memperkuat aromanya.

Selain pelet, Fery juga memproduksi esense yang bisa ditambahkan pada pelet. Pelet yang ditambahkan esense akan meningkatkan napsu makan ikan karena ikan tertarik dengan aroma yang kuat.

Pemancing pengguna pelet Joker berhasil mendapatkan ikan tak lebih dari 5 menit. Foto : Mall UMKM / Adhi Kusumo

Untuk harga, Fery menjual kemasan pelet 70gr dengan harga Rp 13.000,- sedangkan ensense kamasan 35ml dibandrol harga Rp 50.000,-.

Pelet ikan Joker ini digemari para pemancing. Ia sudah menjual sampai Medan dan Manokwari. Juga menyetok untuk dealer.

“Per bulan saya produksi 3 kuintal. Kalau dihitung, keuntungan sekitar Rp 8 juta/bulan,” kata Fery. Keuntungan tersebut justru meningkat pada saat pandemi. Banyak orang yang suka memancing maka dagangan Fery pun laris.

Selama ini, pemasaran sebatas mulut ke mulut dari komunitas mancing. Selain itu juga melalui media sosial.

Pelet Ikan Joker
IG: @alifayahe
FB: ayahealif

Give a Comment