Pie Susu Muffi, Perpaduan Fla Lembut Dengan Kulit Yang Renyah

pie susu muffi

Kecintaan Fitri Dwiastuti terhadap pie susu membuat perempuan 37 tahun ini memutuskan untuk membuka usaha pie sendiri. Dia memulainya secara otodidak bersama suaminya dan menjadi binaan Dinas Perdagangan Kota Kediri. Pie susu merek Muffi ini kini semakin dikenal dan memiliki pelanggan tetap di Kediri dan sekitarnya.

“Sekarang punya dua lapak di Kota Kediri. Selain itu kami juga terima pesanan secara online,” terang Fitri yang tampak didampingi Mustofa saat ditemui di kediamannya.

Fitri sendiri terinspirasi kue pastei atau pie susu asal Bali. Pasalnya perempuan yang berprofesi sebagai guru salah satu sekolah kejuruan negeri ini sering pergi mendampingi siswa siswinya yang pergi study tour ke Bali. Di sana dia kepincut kue pie susu yang rasanya sangat istimewa baginya. Karena sulit menemukan produk sejenis di Kediri, Fitri akhirnya mencoba membuatnya sendiri.

“Saya mulai coba-coba awal 2015 lalu. Dan mulai buka orderan setahun kemudian,” katanya.

Resep didapatkan Fitri dari internet. Namun percobaannya tidak langsung berhasil. Beberapa kali kulit pie yang dibuatnya melempem dalam waktu singkat meski sudah disimpan dalam kotak tertutup rapat. “Sempat berhenti bikin karena putus asa. Tapi setelah itu masih kepikiran dan mencoba lagi,” curhatnya.

Alatnya pun sederhana. Untuk memberikan aksen bergerigi pada kulit pie, Fitri hanya menggunakan ujung sendok garpu. Dia sempat mencari alat press khusus pie susu namun sulit didapatkan di pasar lokal. Fitri pun memutuskan untuk membeli alatnya dari Bali secara online. “Termasuk bungkus, saya sempat gonta ganti agar produk awet. Sekarang kemasan sudah bagus, tidak di-semutin lagi,” ujarnya bahagia.

Sejak buka pesanan melalui facebook di tahun 2016, kue pie susu Muffi langsung disenangi konsumen. Selain masih jarang, fla pada pie susu buatan Fitri lebih lembut karena menggunakan kuning telur lebih banyak. Lelehan fla ini berpadu dengan kulit pie yang renyah sehingga sangat memanjakan lidah penikmatnya.

“Sekarang saya rutin produksi sekitar 200 kue per hari. Itu di luar pesanan,” tambahnya.

pie susu muffi
Pie Susu Muffi, flanya lembut berpadu dengan kulit pie yang renyah.

Fitri masih belum berani melayani pembelian jarak jauh dimana produk harus dikirim melalui ekspedisi. Pasalnya tekstur pie yang rapuh dan masa tahan produk yang hanya lima hari membuat Fitri was-was. Dia khawatir produk pie susunya sudah tidak bagus lagi saat sampai ke konsumen.

Makanya saat ini Fitri lebih memilih melakukan penjualan pie susu secara offline melalui lapak-lapak yang disebar di dua titik yakni di Jalan Penanggungan, dan Jalan Pemuda, Kota Kediri. Untuk promosi online hanya menerima pesanan. “Saya juga tidak titip ke toko orang karena risikonya tinggi. Jadi saya fokus jualan sendiri,” tegasnya.

pie susu muffi
Mustofa sedang membuat pie susu di dapurnya yang sederhana namun bersih dan higienis.

Untuk produksi rutin, Fitri dan Mustofa hanya membuat pie susu varian cokelat dan original saja. Harganya Rp 2 ribu per kue. Sedangkan untuk pesanan, ada lebih banyak varian yakni keju, almond, dan topping lainnya. Untuk topping keju harganya Rp 2500 per kue, sedangkan topping almond Rp 3 ribu per kue.

“Lapak kami buka pukul 10.00-17.00 WIB. Tapi kalau pas ramai, pukul 12.00 WIB sudah tutup,” pungkasnya.

Lokasi : Kelurahan Sukorame, gang Modin No. 5, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri

Instagram : piesusumuffi_fitri

Facebook : Pie Susu MUFFI Kediri

WhatsApp : 0852 3366 4426

Give a Comment