Sekenples, Menyediakan Gelang Multifungsi

Emanuel Rizky (30 tahun) menyukai tali temali. Dengan tekun, ia mengikat tali-tali tersebut menjadi gelang-gelang apik yang dipajang di kiosnya dengan merek SekenPles Outdoor. Seken, dari kata second, dulu Rizky pernah berbisnis pakaian bekas. Nama itu sudah telanjur terkenal, maka dipakainya untuk usaha selanjutnya. Meski awalanya tali paracord untuk aktivitas alam bebas, Rizky mengubahnya menjadi kasual, siapa saja bisa pakai.

“Baju second berhenti karena memang tidak ada stok. Barang seperti itu tidak boleh lagi masuk ke Indonesia,” kata Rizky. Ia mengatakan, sebetulnya pangsa pasar untuk baju second masih ada hanya memang izinnya semakin susah.

Emanuel Rizky, pemilik Sekenples. Foto: Mall UMKM/Adhi Kusumo

Kemudian ia beralih ke penyewaan alat-alat outdoor. Mulai dari menyewakan tenda dan perlengkapan alam bebas. Di sanalah ia mengenal karakter tali prusik, salah satu elemen tali untuk aktivitas alam bebas. Rizky mulai membuat gelang.

“Lama-lama, yang nyewa juga sepi. Penyebabnya mungkin karena makin banyak orang yang bisa beli karena ada banyak produsen yang murah,” ujar Rizky.

Kemudian ia mulai menekuni membuat gelang dari tali prusik. Saat memulai, ia sudah mengenal bahat paracord namun bahan itu masih susah didapat. Masih impor sebab belum ada pabrik di Indonesia.

Mulai 2015, Rizky membuat gelang dari berbahan paracord sebab sudah bisa diproduksi di Indonesia sehingga lebih terjangkau dan mudah didapat.

“Keunggulan dari paracord, jelas kuat meski talinya terlihat kecil. Dalam satu tali di dalamnya ada 7 benang poliester yang sanggip menahan beban samai 200 kg,” terangnya.

Bahan gelang dari paracord yang bisa angkat beban 200kg. Foto: Mall UMKM/Adhi Kusumo

Tali ini biasanya digunakan oleh tentara karena kekuatannya. Oleh Rizky ditampilkan menjadi gelang, kalung, tali dompel, hingga tali jam tangan.

“Idenya, bentuknya gelang jadi mudah dikenakan. Kalau dalam keadaan darurat, gelang ini bisa diurai lagi jadi tali yang bisa digunakan untuk segala keperluan,” kata Rizky. Meski terlihat ringkat, satu gelang bisa diurai menjadi tali hingga 5m.

Lama-lama ternyata banyak peminat sehingga Rizky membuat model lebih kasual. Siapa saja bisa mengenakan, menjadi bagian dari gaya berbusana.

Untuk harga, mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 250 ribu untuk pesanan khusus. Sedangkan harga tali ja antara Rp 100.000,- hingga Rp 175.000,-. Gantungan ID Card dengan harga Rp 65 ribu- Rp 75 ribu.

Rizky menekuni usahanya ini karena suka meski kadang omzetnya ratusan ribu saja per minggu. Sepulang kerja, ia membuka tokonya dan mulai membuat gelang sembari menunggu pembeli.

Give a Comment